You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
68 Alat Keruk Dinas Tata Air Dipasangi GPS
photo Doc - Beritajakarta.id

68 Eskavator Dinas Tata Air DKI Dipasangi GPS

Sebanyak 68 eskavator milik Dinas Tata Air DKI Jakarta, dipasangi Global Positioning ‎System (GPS). Pemasangan alat ini untuk meminimalisir penyalahgunaan alat tersebut.

Namanya SISTrack. Terlihat kalau mesin mati, simbolnya berwarna merah. Tapi kalau hidup, berwarna hijau

Kepala Unit Pelaksana Peralatan dan Perbekalan (UP Alkal) Dinas Tata Air DKI, Aris Nandika mengatakan, GPS itu untuk memudahkan pemantauan penggunaan peralatan. Setiap peralatan yang dipakai, akan terpantau dari komputer Kantor UP Alkal di Jalan Perintis Kemerdekaan II, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Supaya nggak disalahgunakan. Bisa terpantau dari sini," ujarnya, Minggu (1/11).

Saluran Phb Kali Induk Segera Dikeruk

Bukan hanya posisi alat saja yang dapat terlihat, waktu pengoperasian mesin dari eskavator pun bisa terdeteksi. "Namanya SISTrack. Terlihat kalau mesin mati, simbolnya berwarna merah. Tapi kalau hidup, berwarna hijau," katanya.

Nantinya, lanjut Aris, pihaknya sedang memuktahirkan sistem canggih itu agar semua orang dapat mengaksesnya. "Jadi nggak bisa dipinjemkan sembarangan. Apalagi untuk disewakan. Nggak bisa. Nggak boleh," tandasnya.‎

Dari catatan UP Alkal Dinas Tata Air, peralatan yang dipasangi GPS diantaranya, eksavator amfibi ukuran besar 18 unit, eskavator amfibi sedang 3 unit, eskavator amfibi kecil 8 unit, eskavator amfibi mini 7 unit, eskavator long arm 23 unit, eskavator standar 8 unit, eskavator mini 2 unit, eskavator kecil 2 unit dan driger (kapal keruk) 3 unit.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1818 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1386 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1061 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1051 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati